Wewangian sudah digunakan oleh manusia sejak berabad-abad lalu. Awalnya digunakan dalam berbagai ritual kepercayaan di Mesir kuno. Wewangian tubuh kuno dibuat dari campuran berbagai bahan alami yang direndam dalam minyak hingga terbentuklah minyak wangi. Beberapa abad kemudian, Ibnu Sina, salah seorang pemikir besar Islam, menemukan cara destilasi yaitu mengekstrak minyak dari bunga. Cara ini kemudian populer karena bau yang dihasilkan lebih lembut. Era wewangian terus berkembang hingga pada tahun 1921 muncullah Chanel No.5, yang merupakan wewangian modern pertama dan terus menjadi legenda hingga saat ini.
Kekuatan wewangian untuk bertahan lama bisa dibedakan sebagai berikut:
- Parfume extract (extrait) : 15-40%
- Eau de Parfume (EdP) : 10-20%
- Eau de Toilette (EdT) : 5-15%
- Eau de Cologne (EdC) : 3-8%
- Splash & after shave : 1-3%
Wewangian biasanya terdiri dari berbagai macam bahan dasar. Ada yang berasal dari tumbuhan dan ada pula yang berasal dari hewan. Namun karena kesadaran warga dunia yang semakin meningkat mengenai kelangkaan hewan & tumbuhan, maka dibuatlah bahan-bahan sintetis yang wanginya dibuat semirip mungkin bahan aslinya. Wangi White Musk yang terkenal itu juga merupakan bahan sintetis dari bahan aslinya, Musk, yang berasal dari kelenjar Rusa jantan. Parfume notes adalah komposisi suatu parfum yang akan keluar atau tercium berdasarkan tingkatannya. Terdiri dari :
- Top notes : wangi yang keluar sesaat setelah parfum disemprotkan
- Middle notes : keluar beberapa saat setelah top notes mulai menghilang
- Base notes : muncul setelah middle notes. Biasanya setelah 30 menit
Secara garis besar, parfum berdasarkan wangi yang dibentuknya dibagi menjadi beberapa kelompok seperti Floral, Wood, Amber, Citrus, dll.
Hmm.. Kira-kira, minyak nyong-nyong yang legendaris itu masuk wewangian kategori apa ya?Lalu berapa ya kadarnya? Hehehe..
Tips & Trik
Tertarik membeli atau mempergunakan parfum? Berikut beberapa tips yang mungkin berguna :
- Coba langsung parfum yang akan dipakai sebelum dibeli ke kulit anda. Dengan demikian anda akan mengetahui bagaimana wangi yang dibentuk parfum tersebut di tubuh anda. Anda juga akan langsung mengetahui bila ada reaksi alergi yang timbul (kulit kemerahan, gatal, perih, dll). Bila alergi muncul, jangan membeli parfum tersebut meskipun anda cocok dengan wanginya..itu sih cari penyakit..
- Tunggu beberapa saat sebelum anda memutuskan menyukai wanginya. Ingat Parfume notes? Itu alasannya.
- Semprotkan atau oleskan di titik-titik nadi. Pergelangan tangan, belakang telinga, lipat siku, belakang lutut adalah beberapa tempat yang biasa digunakan. Tidak perlu semua tempat disemprot ya.. malah nyegak ga karuan nanti…
- Jangan menggosok-gosok parfum yg sudah disemprot, karena akan merusak wangi aslinya.
- Semprotkan parfum ke atas anda lalu berjalanlah melewatinya. Wangi yang ditimbulkan akan lebih merata ke seluruh tubuh anda. Rambut anda pun akan wangi. Tetapi jangan langsung disemprot ke rambut loh, bisa-bisa kering jadinya.
- Simpan botol parfum anda dengan baik. Jauhkan dari sinar, panas dan oksigen agar tidak merusak wanginya. Bila lama tidak digunakan, lebih baik dimasukkan ke dalam kotaknya.
- Pilih konsentrasi/ jenis wewangian sesuai kebutuhan dan kegiatan anda. Sepertinya ga cocok deh kalau pakai EdP untuk sekolah atau kuliah misalnya, apalagi ke pasar..wuih…
- Wangi yang tepat saat yang tepat. Berbeda acara, musim, cuaca, maka wangi yang dipilih dapat berbeda pula. Idealnya sih punya beberapa. But hell, it’s too expensive. Bisa disiasati dengan membeli wangi yang netral, atau dengan mengatur banyaknya parfum yang anda gunakan pada tubuh anda. Bisa juga dengan membeli parfum dengan kemasan mini.